Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Australia bangkit dari posisi terendah
Monday, 18 November 2024 10:01 WIB | CURRENCIES |AUD,AUD/USD,

Dolar Australia (AUD) memperpanjang kenaikannya untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Senin(18/11), didukung oleh komentar agresif dari Gubernur Bank Sentral Australia (RBA) Michele Bullock pada hari Kamis.

Bullock menekankan bahwa suku bunga saat ini cukup ketat dan akan tetap tidak berubah sampai bank sentral yakin tentang prospek inflasi.

Imbal hasil obligasi pemerintah Australia 10 tahun acuan sedikit menurun menjadi sekitar 4,66%, turun dari level tertinggi satu tahun. Data terbaru menunjukkan perlambatan pertumbuhan lapangan kerja pada bulan Oktober, sementara tingkat pengangguran tetap stabil, yang menyoroti ketahanan pasar tenaga kerja.

Fokus pasar sekarang beralih ke rilis risalah rapat terbaru RBA pada hari Selasa, yang dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang sikap kebijakan bank sentral.

Kenaikan untuk pasangan AUD/USD dapat dibatasi karena dolar AS (USD) dapat terus menguat, didorong oleh komentar agresif baru-baru ini dari pejabat Federal Reserve (Fed) dan data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan.

Ketua Fed Jerome Powell meremehkan kemungkinan pemangkasan suku bunga yang akan segera terjadi, dengan menyoroti ketahanan ekonomi, pasar tenaga kerja yang kuat, dan tekanan inflasi yang terus-menerus. Powell berkata, "Ekonomi tidak mengirimkan sinyal apa pun bahwa kita perlu segera memangkas suku bunga."(Azf)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Yen Jepang membalikkan sebagian kenaikan hari Jumat terhadap USD...
Monday, 18 November 2024 10:28 WIB

Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak m...

Australian Consumer Inflation Expectations fall...
Thursday, 14 November 2024 11:11 WIB

Dolar Australia (AUD) melanjutkan penurunan beruntunnya terhadap Dolar AS (USD) setelah rilis data ekonomi utama pada hari Kamis (14/11). Ekspektasi Inflasi Konsumen Australia turun menjadi 3,8% di b...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS